
okezone.com
8 Februari 2017
JAKARTA - Ketua Asosiasi Serikat Petani Sawit Husein melihat kinerja produksi sawit yang semakin meningkat dan membanggakan pada tahun ini turut memberi lapangan kerja bagi masyarakat. Luasnya lahan sawit membuat kebutuhan petani sawit pun meningkat.
Menurutnya, lahan sawit yang paling banyak di daerah Sumatera dan Kalimantan membuat jumlah pengangguran di daerah tersebut ikut menurun.
"Jumlah pengangguran di Sumatera dan Kalimantan yang paling banyak kebun sawit menurun (pengangguran). Dibantu dengan lahan sawit yang membutuhkan banyak pekerja," ungkapnya kepada Okezone.
Namun, ia melihat pekerjaan ini tidak membuat masyarakat atau petani sawit sejahtera. Ini akibat lonjakan harga yang tidak menentu dan gaji petani yang tak seberapa. Sehingga yang paling membantu adalah apabila industri hilir sawit tersebut dibangun.
"Tapi lebih membantu jika industri hilir dibangun. Kalau cuma jadi tani sawit enggak seberapa dapatnya. Jadi gak menjamin kesejahteraan. Semua tergantung harga komoditas, jika naik maka petani semakin susah," tukasnya.
(rzy)
Sempat Disetop, Kasus penggelapan Minyak Sawit Siap Disidangkan
Kamis, 02 Maret 2017
Tidak Dihadiri Dirut, Dewan Batalkan Hearing dengan Eampat Perusahaan Sawit
Kamis, 02 Maret 2017