
borneonews.co.id
23 Januari 2017
http://www.borneonews.co.id/berita/49058-harga-minyak-sawit-tembus-rm3-300-pada-maret-2017
BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Harga minyak sawit diperkirakan menyentuh level 3.300 ringgit per ton pada Maret 2017, atau lebih cepat dari perkiraan sebelumnya, di tengah masih ketatnya pasokan di pasar.
Namun demikian, harga minyak sawit akan berangsur turun pada Juni atau Juli, kata analis komoditas pangan, Dorab Mistry, di Kuala Lumpur akhir pekan lalu, seperti dikutip Investing.com.
Harga minyak sawit saat ini berada di kisaran level tertinggi dalam lebih dari empat tahun seiring dengan belum pulih sepenuhnya produksi sawit akibat dampak El Nino pada 2015 lalu.
Futures minyak sawit untuk kontrak April, 1FCPOc3, di Bursa Malaysia Derivatives Exchange turun 1 persen menjadi 3.101 ringgit ($698) per ton pada akhir perdagangan Jumat. Sebelum penutupan, harga sempat melemah ke level 3.095 ringgit, yang merupakan level terendah sejak 16 Januari, berdasarkan catatan Reuters.
Mistry mengatakan harga minyak sawit akan mulai bergerak naik mulai saat ini hingga awal Maret karena rendahnya stok dan produksi, dan kekosongan minyak nabati di pasar akan diisi minyak kedelai. (NEDELYA RAMADHANI/m)
Sempat Disetop, Kasus penggelapan Minyak Sawit Siap Disidangkan
Kamis, 02 Maret 2017
Tidak Dihadiri Dirut, Dewan Batalkan Hearing dengan Eampat Perusahaan Sawit
Kamis, 02 Maret 2017