Sawit Malaysia Banjir Ancam Produksi Sawit Malaysia

borneonews.co.id

09 Januari 2017

http://www.borneonews.co.id/berita/47185-banjir-ancam-produksi-sawit-malaysia

 

Sawit Malaysia

Banjir Ancam Produksi Sawit Malaysia

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Banjir di kawasan pantai timur Malaysia diperkirakan akan mengganggu produksi minyak sawit negeri itu, karena banyak pekerja perkebunan sawit yang sulit melakukan panen serta kendaraan pengangkut terhambat banjir.

Kawasan di Kelantan menjadi yang terparah terdampak banjir. Padahal di kawasan itu terdapat area perkebunan sawit milik Kuala Lumpur Kepong Bhd, produsen sawit terbesar ketiga Malaysia, kata seorang direktur perusahaan bernama Roy Lim, seperti dikutip Bernama akhir pekan lalu.

Banjir di Kelantan dan Terengganu menyebabkan sekitar 23.000 orang dievakuasi hingga medio pekan lalu. Kondisi itu bisa lebih parah lagi menyusul prakiraan cuaca yang menyebutkan hujan deras masih akan terjadi.

“Muncul kekhawatiran banjir akan meluas ke daerah lain. Dan jika itu terjadi, kemudian lebih banyak area perkebunan sawit yang terdampak banjir, maka diperkirakan harga minyak sawit akan beranjak ke level RM3.200 hingga RM3.300. Selain itu, banjir juga menyebabkan kualitas minuyak sawit menurun.

Sebelumnya dilaporkan bahwa cadangan minyak sawit Malaysia untuk Desember diprediksi turun untuk kali pertama sejak Agustus 2016.

Penyebabnya adalah volume produksi dari penghasil sawit terbesar kedua dunia itu melorot dalam hampir sepanjang 2016.

Cadangan minyak sawit diperkirakan merosot 2,4% dari November menjadi 1,62 juta ton, berdasarkan estimasi yang dirangkum Bloomberg.

Untuk produksi minyak sawit diproyeksikan anjlok 8,9% menjadi 1,43 juta ton, penurunan terbesar sejak Januari 2016. Sedangkan kinerja ekspor melamban selama empat bulan berturut-turut menjadi 1,31 juta ton, atau melorot 4,4%, sebagai performa terendah sejak Juni 2016.

Selama 2016, harga komoditas ini melonjak 25%, yang merupakan kenaikan tertinggi sejak 2010 sebagai dampak dari El Nino yang mengganggu produksi.

Produksi minyak sawit Malaysia pada Desember sebesar 1,43 juta ton, sehingga selama 2016 angka produksi diperkirakan mencapai 17,28 juta ton. Pencapaian itu lebih rendah 13% dari periode 2015 dan sebagai produksi terendah sejak 2010.

Dengan lemahnya produksi dan rendahnya cadangan, maka harga minyak sawit akan mampu bertahan di sekitar level RM3.000 per ton pada kuartal pertama tahun ini, kata analis Maybank Investment Bank, Ong Chee Ting. (NEDELYA RAMADHANI/m).

Bagikan

RELATED POST

Informasi Sawit Nasional dan Internasional (Pasar Global)


Kejutan Astra Agro

Informasi Sawit Nasional dan Internasional (Pasar Global)


Sempat Disetop, Kasus penggelapan Minyak Sawit Siap Disidangkan

Informasi Sawit Nasional dan Internasional (Pasar Global)


Tidak Dihadiri Dirut, Dewan Batalkan Hearing dengan Eampat Perusahaan Sawit

Event

Pengunjung