Harga Minyak Sawit Mulai Tertekan Profit Taking

borneonews.co.id

17 Desember 2016

 

Harga Minyak Sawit Mulai Tertekan Profit Taking

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Harga futures minyak sawit Malaysia melemah dan menjauhi level tertinggi 4,5 tahun pada perdagangan Jumat (16/12).

Pemicu pelemahan itu adalah aksi ambil untung dari sejumlah pelaku pasar dan juga sentimen negatif dari pelemahan minyak nabati lainnya yang diperdagangkan di Dalian Commodity Exchange, China.

Futures minyak sawit untuk kontrak Maret di Bursa Malaysia Derivatives Exchange turun 0,8 persen menjadi 3.161 ringgit ($706) per ton di akhir perdagangan. 

Pada sesi awal perdagangan Jumat, harga kontrak itu sempat menyentuh level 3.202 ringgit, yang merupakan level tertinggi sejak 16 Mei 2012, menurut data Reuters.

Volume transaksi tercatat sebanyak 59.976 lot (setiap lot terdiri dari 25 ton), melampaui rata-rata volume perdagangan 2015 yang mencapai 44.600 lot dalam sehari.  

"Ada sebagian pelaku pasar yang melakukan profit taking dan juga karena koreksi setelah menguat dalam tiga sesi terakhir. Kemudian Dalian juga melemah," kata seorang pelaku pasar di Kuala Lumpur. (NEDELYA RAMADHANI/m)

 

Bagikan

RELATED POST

Informasi Sawit Nasional dan Internasional (Pasar Global)


Kejutan Astra Agro

Informasi Sawit Nasional dan Internasional (Pasar Global)


Sempat Disetop, Kasus penggelapan Minyak Sawit Siap Disidangkan

Informasi Sawit Nasional dan Internasional (Pasar Global)


Tidak Dihadiri Dirut, Dewan Batalkan Hearing dengan Eampat Perusahaan Sawit

Event

Pengunjung