
netralnews.com
2 Desember 2016
JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Eddy Ganefo mengakui negara tidak bisa mengeluarkan ketentuan harga sawit padahal Indonesia penghasil sawit terbesar dunia.
Menurutnya, itu salah satu dampak dari politik ekonomi negara asing yang bertujuan untuk menguasai produksi sawit dan minyak nabati dalam negeri.
"Ya memang kita selalu menjadi incaran negara-negara lain," kata Eddy, Jakarta, Kamis (1/12/2016).
Kemudian, Ia menjelaskan cara yang dilakukan asing tersebut adalah menciptakan pembeli sawit untuk kemudian direproduksi kembali dan hasilnya dijual ke Indonesia.
"Mereka sangat takut kalau kita menguasai sawit, oleh karena itu banyak sekali buyer-buyer yang diciptakan negara luar untuk membeli sawit Kita," terangnya.
Oleh sebab itulah alasannya mengapa negara tidak bisa menentukan harga sawit. Dimana seharusnya bisa meningkatkan daya jual produksi dalam negeri.
"Sehinga kita jadi tidak bisa menentukan harga sawit itu sesuai dengan keinginan kita."
Reporter : Vito Adhityahadi
Editor : Firman Qusnulyakin
Sempat Disetop, Kasus penggelapan Minyak Sawit Siap Disidangkan
Kamis, 02 Maret 2017
Tidak Dihadiri Dirut, Dewan Batalkan Hearing dengan Eampat Perusahaan Sawit
Kamis, 02 Maret 2017