Puluhan Petani Sawit Bentuk Asosiasi Samade
Kategori : Informasi Sawit Nasional dan Internasional (Pasar Global) Posted : Jum'at, 02 Desember 2016

medanbisnisdaily.com

2 Desember 2016

 

Puluhan Petani Sawit Bentuk Asosiasi Samade

MedanBisnis - Medan. Puluhan petani sawit dari berbagai provinsi di Pulau Sumatera, seperti dari Jambi, Riau, Sumatera Barat dan Sumatera Utara (Sumut), melakukan pertemuan di Pekanbaru, Riau, pada 27 November 2016 lalu.

Pertemuan itu dilatarbelakangi keinginan memperjuangkan nasib petani sawit dalam sebuah wadah bersama yang disebut Asosiasi Sawitku Masa Depanku atau disingkat Asosiasi Samade.

Panitia Pelantikan Samade Pahala Sibuea dan Tolen Ketaren dalam keterangan tertulis melalui surat elektronik kepada MedanBisnis, Kamis (1/12), menyebutkan Asosiasi Samade merupakan wadah perjuangan masyarakat petani kelapa sawit untuk mewujudkan kesejahteraan hidupnya.

"Asosiasi Samade adalah wadah pemersatu, pemberdayaan, pendidikan dan pembelajaran bagi petani kelapa sawit. Asosiasi Samade juga menjadi wadah pertukaran informasi tentang kelapa sawit, komunikasi antara petani kelapa sawit, sekaligus menjadi wadah pemelihara serta pelestari lingkungan hidup," ucap Pahala.

Dikatakannya, Asosiasi Samade membimbing dan mengembangkan anggota-anggotanya dalam rangka pemanfaatan potensi kelapa sawit secara berkelanjutan dan penuh tanggungjawab. "Kami itu memiliki visi mencerdaskan, memberdayakan, dan menyejahterakan anggota," tambah Pahala.

Pihaknya ingin melalui Asosiasi Samade tercipta petani sawit yang maju, makmur dan berkelanjutan. Dalam menjalankan misi, kata dia, Samade ingin meningkatkan peran, melayani dan melindungi para anggota, mewujudan pola fikir petani sawit yang lebih cerdas.

"Asosiasi Samade harus bisa menjadikan dirinya sebagai wadah pusat informasi tentang kelapasawit, menjadi penyalur aspirasi petani sawit, sekaligus sebagai sarana pengelolaan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat," tambah Tolen Ketaren.

Tolen menjelaskan, pengukuhan pengurus dilakukan di Pekanbaru, Riau, yang dijadikan kantor DPP Asosiasi Samade. Acara pengukuhan itu dihadiri puluhan petani sawit. "Kami juga mengadakan FGD (Focus Group Discussion) yang bertujuan untuk mengedukasi petani kelapa sawit," jelasnya.

FGD sebutnya, mengangkat topik tentang "Peningkatan Prodktivitas Petani Kelapa Sawit Swadaya dan Problematika Fluktuasi Harga Tandan Buah Segar (TBS) Pada Tingkat Petani".

Yang menjadi narasumber, kata dia, adalah Dedih Hermawan dari Dinas Perkebunan Riau, Zuliastuty Riyanti dari GAPKI Riau, dari Taufiq Caesar Hidayat dari Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), dan Akmal Agustira dari Samade.

"Asosiasi Samade sendiri secara internal akan memperkuat keanggotaannya di tingkat PAC dan menyusun para pengurus di tingkat DPW, DPD, PC dan PAC untuk daerah Sumatera dan Kalimantan hingga tahun depan," tegas Tolen. (hendrik hutabarat)

 

Bagikan

RELATED POST

Informasi Sawit Nasional dan Internasional (Pasar Global)


Kejutan Astra Agro

Informasi Sawit Nasional dan Internasional (Pasar Global)


Sempat Disetop, Kasus penggelapan Minyak Sawit Siap Disidangkan

Informasi Sawit Nasional dan Internasional (Pasar Global)


Tidak Dihadiri Dirut, Dewan Batalkan Hearing dengan Eampat Perusahaan Sawit

Event

Pengunjung