September Mendatang Bea Keluar CPO Ditetapkan 0%
Kategori : Berita DMSI Posted : Rabu, 26 Oktober 2016

none

indonesianindustry.com

26 Oktober 2016

 

September Mendatang Bea Keluar CPO Ditetapkan 0%

 

JAKARTA, INDONESIANINDUSTRY.com – Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI) menyatakan, bea keluar (BK) untuk minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) per 1 November 2016 kemungkinan 0%. Karena hingga pekan ketiga Oktober 2016, harga CPO di pasar global berada di bawah ambang batas (threshold) penentuan BK CPO sebesar US$750 per ton.

“Harga CPO di pasar global memang cenderung fluktuatif. Namun sepanjang Oktober, setidaknya hingga pekan ketiga, harga masih saja bercokol di bawah US$750 per ton,” kata Ketua DMSI, Derom Bangun di Jakarta, Selasa (25/10).

Menurut Derom, Produksi minyak sawit di Indonesia dan Malaysia yang meningkat dan permintaan dunia yang hampir terpenuhi membuat harga di pasar global lebih flukuatif.

“Produksi sawit naik, tapi acara keagamaan di sejumlah negara tujuan ekspor sudah berakhir. Harga sekarang di bawah threshold, sehingga BK November menjadi 0%,” ujarnya.

Derom menilai, naik turunnya harga CPO di pasar global memang dipengaruhi banyak faktor dan penyebab (kompleks). Kenaikan sedikit harga minyak bumi akan berpengaruh besar pada naiknya harga CPO. Namun, potensi naiknya harga CPO di pasar global masih besar.

“Kami kira, sepanjang Oktober hingga Desember, harga CPO di Bursa Rotterdam akan berasa pada kisaran US$700 per ton hingga US$760 per ton, rata-rata sepanjang tahun ini di kisaran US$650 per ton hingga US$700 per ton,” tutur Derom.

Untuk per 1 Oktober 2016, Kementerian Perdagangan (Kemendag) memutuskan CPO dikenai BK sebesar US$3 per ton karena adanya penguatan harga.

Harga referensi produk CPO untuk penetapan BK periode Oktober 2016 sebesar US$781,49 per ton. Naik sebesar US$71,33 atau 10,04% dari periode September 2016 yang hanya US$710,16 per ton. Sedangkan pada September, BK CPO ditetapkan 0%. (Hariyanto/ Imq)

Bagikan

RELATED POST

Event

Pengunjung