50 Petani Kelapa Sawit di Aceh Tamiang Dilatih Meracik MS APH untuk Atasi Infeksi Ganoderm
Kategori : Berita Anggota Posted : Selasa, 13 Oktober 2020

SERAMBINEWS/Dok Distanbunak

tribunnews.com

13 Oktober 2020

https://aceh.tribunnews.com/2020/10/13/50-petani-kelapa-sawit-di-aceh-tamiang-dilatih-meracik-ms-aph-untuk-atasi-infeksi-ganoderma

 

Petani Sawit

50 Petani Kelapa Sawit di Aceh Tamiang Dilatih Meracik MS APH untuk Atasi Infeksi Ganoderma

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

 

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan (Distanbunak) Aceh Tamiang cukup serius mendorong petani menggunakan cairan Metabolit Sekunder Agens Pengendali Hayati (MS APH) untuk mengatasi infeksi ganoderma pada tanaman kelapa sawit.

Keseriusan ini dilakukan dengan memberi pelatihan kepada 50 petani yang tergabung dalam dua kelompok tani di Kecamatan Seruway pada 9 Oktober 2020.

50 petani ini diharapkan bersedia menyebarluaskan ilmu pembuatan MS APH kepada petani lain agar juga bisa terhindar dari ancaman penyakit mematikan ini.

“Untuk saat ini baru 50 petani yang mendapat pelatihan. Ke depan kita sudah merencanakan semua petani di Aceh Tamiang mendapatkan pelatihan serupa,” kata Kabid Perkebunan Distanbunak Aceh Tamiang, Edwar Fadli Yukti.

Edwar menjelaskan pelatihan ini meliputi cara mencampur item MS APH berupa air beras, kelapa, gula hingga cara melakukan infus pada batang pohon kelapa sawit.

“Pemberian materi ini dilakukan langsung oleh petugas dari UPTD Balai Proteksi Pangan Holtikultura dan Perkebunan,” jelasnya.

Diketahui infeksi yang disebabkan jamur ini sangat ditakuti para petani karena menyebabkan tanaman mati pada usia produktif.

Jenis infeksi ini juga tidak terdeteksi ketika usia tanaman masih di bawah 10 tahun dengan ciri terjadinya pembusukan pada pangkal batang dan pangkal atas.

Selama ini petani mengatasi penyakit menggunakan racun yang terbuat dari bahan kimia.

Selain mahal, kandungan kimia ini juga dapat merusak komposisi mikroba di dalam tanah.(*) 

 

Penulis: Rahmad Wiguna

Editor: Ansari Hasyim

Bagikan

RELATED POST

Event

Pengunjung